Berdasarkan informasi yang dihimpun, sampah tidak hanya menumpuk di area pembuangan, tetapi juga telah meluber hingga memakan bahu jalan utama yang setiap hari dilalui masyarakat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan, berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, serta dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Mereka menyampaikan bahwa keluhan telah beberapa kali disampaikan kepada Pemerintah Desa Mauk Barat, namun hingga kini belum terlihat adanya langkah penanganan yang dinilai mampu menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas.
Keluhan warga kemudian dituangkan melalui sebuah rekaman video yang beredar di masyarakat. Dalam video tersebut, warga meminta pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk membersihkan tumpukan sampah.
"Pada yang terhormat Bapak Samudi selaku Lurah Mauk Barat, dengan ini saya menyatakan, sampah harus dikeruk di wilayah RT 05, harap segera dilaksanakan, jangan tunggu lama-lama, kasihan warga yang di sekitar terkena dampaknya," ujar salah seorang warga dalam rekaman video.
Warga berharap Pemerintah Desa Mauk Barat, Pemerintah Kecamatan Mauk, serta instansi teknis terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melalui UPT Mauk, dapat berkoordinasi untuk segera melakukan pengangkutan dan pembersihan sampah yang telah meluber ke badan jalan.
Selain penanganan jangka pendek, masyarakat juga berharap adanya evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah di lokasi tersebut agar kejadian serupa tidak terus berulang. Menurut warga, pengelolaan yang lebih baik diperlukan guna menjaga kebersihan lingkungan, kenyamanan masyarakat, serta kelancaran aktivitas pengguna jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Mauk Barat maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut atas keluhan warga tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
*Red

0Komentar