Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung tersedianya ruang publik ramah anak yang aman, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak, di tengah meningkatnya ketergantungan pada gawai.
Alat bermain yang diserahkan merupakan hasil modifikasi dan pemanfaatan limbah besi industri yang dirangkai kembali menjadi berbagai wahana permainan, seperti ayunan, perosotan, dan jungkat-jungkit. Inisiatif ini sekaligus menjadi bentuk penerapan prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan kembali material industri yang masih layak guna.
PLN Indonesia Power UBP Lontar menilai keberadaan sarana bermain di ruang terbuka publik memiliki peran penting dalam mendorong anak-anak untuk lebih aktif secara fisik, melatih kemampuan motorik, serta memperkuat interaksi sosial dengan lingkungan sekitar. Melalui aktivitas bermain, anak-anak diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan teman sebaya dan masyarakat, sehingga tumbuh sikap kebersamaan dan sosialisasi yang sehat.
Selain menjadi sarana bermain anak, Kemiri Park juga diharapkan dapat berfungsi sebagai ruang kebersamaan bagi keluarga dan warga sekitar. Dengan fasilitas yang memadai, taman ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, rekreasi, dan berbagai aktivitas positif yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Bantuan alat bermain outdoor ini merupakan bagian dari komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat sekitar, khususnya dalam penyediaan fasilitas umum yang ramah anak dan berkelanjutan. Ke depan, UBP Lontar berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Kemiri dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power merupakan Generation Company terbesar se-Asia Tenggara dan Sub Holding BUMN kelistrikan PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power berkomitmen menjadi perusahaan energi berbasis teknologi dan inovasi yang berorientasi pada masa depan menuju The New PLN 4.0: Unleashing Energy and Beyond.
(Red)

0Komentar